NADIKABAR.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada penutupan perdagangan Selasa (3/11/2026). Berdasarkan data RTI Business, IHSG diketahui melemah 3,78% ke level 4.904,28.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan pelemahan IHSG menjadi konsekuensi logis dari reformasi pasar modal yang dilakukan pihaknya dan Self-Regulatory Organization (SRO). Di sisi lain, ia juga menilai pergerakan indeks saham turut dipengaruhi faktor eksternal seperti geopolitik global, tekanan inflasi, dan ekspektasi tingkat suku bunga.

"Jadi, kalau kita melihat, ditambah dengan reformasi struktural di pasar modal kita, tentu saat ini kita bisa melihat itu adalah konsekuensi logis dari berbagai reformasi yang kita lakukan. Jadi beberapa waktu yang lalu juga sudah saya sampaikan, ini seperti mungkin kayak detox gitu, ya. Kalau ngeluarin yang nggak bagus-bagus dan lain-lain mungkin akan tercermin di kondisi IHSG saat ini," ungkapnya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Selasa (3/11/2026).