"Ada ketidakpastian mengenai potensi masuknya pemain seluler keempat ke dalam pasar. Tapi saya juga harus mengatakan bahwa, sebelum mencapai titik tersebut, dia masih harus mengatasi banyak sekali rintangan dan juga harus menghabiskan uang sangat besar," tambahnya.

Hottges ragu SpaceX dapat mengalahkan jangkauan operator tradisional. Ia menegaskan salah satu kritik umum terhadap Starlink Mobile yaitu meski satelit unggul dalam menghilangkan zona mati seluler di daerah terpencil, satelit yang letaknya sangat jauh mungkin kesulitan menawarkan jangkauan kuat dalam ruangan, terutama di daerah padat penduduk, dibanding operator tradisional.

"Ketika Anda masuk ke perkotaan, di mana jutaan orang terus-menerus menggunakan ponsel, saya harus bertanya bagaimana Anda akan menangani lalu lintas data tersebut menggunakan spektrum radio satelit?" tanya Hottges.

SpaceX mengindikasikan mereka berencana membangun menara seluler untuk Starlink Mobile. Komisi Komunikasi Federal (FCC) AS juga tampaknya berharap Starlink akan menciptakan lebih banyak persaingan di pasar AS.

Belum jelas kapan Starlink Mobile benar-benar diluncurkan sebagai operator sendiri. Namun SpaceX sedang merancang generasi kedua untuk menawarkan kecepatan 5G pada 150Mbps per pengguna melalui satelit generasi berikutnya yang dijadwalkan mulai meluncur tahun depan.