"Kemudian kita geser ke tahun 2024. Dengan kualifikasi yang sama, Pak. Apakah ada di 2024 jemaah Bapak berangkat dengan menggunakan kuota tambahan yang form yang kualifikasinya porsi 2024 dan berangkat tahun itu juga?" tanya jaksa.
"Oke. 37 pax. 37 pax ini ada fee percepatan, Pak?" tanya jaksa.
"Ada, 5.000 US Dollar," jawab Mahmud.
"Diberikan kepada siapa?" tanya jaksa.
Mahmud mengatakan ada 9 petugas haji yang ia berangkatkan di tahun 2024. Namun, 5 orang dari total tersebut merupakan jemaah biasa yang dibuat seolah-olah petugas.
"Sembilan orang petugas itu apakah ada yang seolah-olah petugas, Pak?" tanya jaksa.
"Ada, seolah-seolah petugas itu dibuat Ridwan itu ada lima orang," jawab Mahmud.
"Lima orang bukan petugas, betul, Pak ya?" tanya jaksa. "Betul, Pak," jawab Mahmud.
Mahmud mengatakan paket yang ditawarkan ke lima jemaah tersebut senilai USD17.000. Kemudian, uang itu dipotong USD5.000 untuk Ridwan.