NADIKABAR.COM — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat selama periode dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto capaian KPR rumah subsidi mencapai 464.201 unit

"Kalau kita kuantifikasi selama dua tahun pemerintahan Pak Prabowo, capaian KPR rumah subsidi sudah di angka 464.201 unit hingga hari ini, tepat dua tahun yakni 20 Oktober dengan nilai KPR yang sudah disalurkan senilai Rp57,7 triliun," ujar Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho di Jakarta, Selasa.

Sedangkan realisasi KPR rumah subsidi tahun ini, lanjut Heru, periode 1 Januari hingga 20 Oktober 2026 mencapai 185.333 unit dengan nilai pembiayaan sebesar Rp23,09 triliun.

Capaian tersebut setara dengan sekitar 52,95 persen dari target penyaluran 350.000 unit KPR FLPP pada 2026. Capaian ini menjadi salah satu indikator perkembangan pelaksanaan program pembiayaan perumahan subsidi dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Itu sudah ada perluasan juga dari sisi segmentasi penerima manfaat. Kalau sebelum era Pak Presiden Prabowo dulu penerima manfaat sebagian besar itu adalah pekerja formal, fixed income. Namun mulai tahun lalu dengan peningkatan kuota, kita diminta juga untuk meningkatkan inklusivitas penerima Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), terlebih tahun lalu kita bisa merambah hingga 26 segmen baik pekerja formal maupun pekerja non-formal," katanya.

Bahkan untuk pekerja non-formal, lanjutnya, pada saat perjanjian kerja sama dengan bank penyalur BP Tapera sudah mempersyaratkan di mana kalau sebelumnya minimal 10 persen dari total kuota KPR FLPP yang diberikan kepada bank, saat ini BP Tapera meminta minimal 15 persen dari total kuota tersebut sudah disalurkan ke pekerja non-formal.

"Sehingga itu menambah inklusivitas penerima, tidak hanya pekerja yang punya gaji tapi juga pelaku usaha UMKM, pelaku pekerja non-formal lainnya termasuk pelaku gig economy, itu yang bisa kemudian disasar," kata Heru.

Melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemangku kepentingan, BP Tapera berkomitmen mendukung pelaksanaan kebijakan perumahan nasional melalui penyaluran pembiayaan FLPP yang tepat sasaran.

Sinergi perencanaan, ketersediaan pasokan, kesiapan pengembang, dan optimalisasi penyaluran oleh bank menjadi faktor penting dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat Indonesia.