"Sehingga itu menambah inklusivitas penerima, tidak hanya pekerja yang punya gaji tapi juga pelaku usaha UMKM, pelaku pekerja non-formal lainnya termasuk pelaku gig economy, itu yang bisa kemudian disasar," kata Heru.
Melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemangku kepentingan, BP Tapera berkomitmen mendukung pelaksanaan kebijakan perumahan nasional melalui penyaluran pembiayaan FLPP yang tepat sasaran.
Sinergi perencanaan, ketersediaan pasokan, kesiapan pengembang, dan optimalisasi penyaluran oleh bank menjadi faktor penting dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat Indonesia.