Melalui langkah tersebut, BPAM Banjarbakula berupaya memperkuat alternatif pasokan air baku ketika sistem utama mengalami gangguan, sekaligus mengurangi risiko terhentinya layanan dan menjaga keberlanjutan distribusi air baku bagi wilayah pelayanan Banjarbakula.

BPAM Banjarbakula berharap peningkatan kapasitas intake darurat dapat membuat sistem penyediaan air baku Banjarbakula ke wilayah Banjarbaru dan Kabupaten Banjar lebih siap menghadapi gangguan serupa, dengan kapasitas pompa yang direncanakan mencapai 450 liter per detik dan usulan SIPA sebesar 500 liter per detik.