NADIKABAR.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan menyebut penyemaian dry ice atau es karbon dioksida padat membantu mengurangi kabut asap di Kota Palembang, yang ditandai dengan peningkatan jarak pandang dan perbaikan kualitas udara.
Kepala Pelaksana BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana di Palembang, Sabtu, mengatakan perbaikan kondisi tersebut terpantau pada Kamis (15/10), setelah dua sortie penyemaian dry ice dilakukan.
Setiap sortie penyemaian menggunakan pesawat yang membawa 800 kilogram dry ice. Hingga Jumat, total bahan yang telah disemai mencapai 2,4 ton dalam tiga sortie, dengan rincian dua sortie pada Kamis (15/10) dan satu sortie pada Jumat (16/10) sekitar pukul 10.00 WIB.
"Jarak pandang kemarin sempat 25 meter, setelah dilaksanakan dua sortie jarak pandang mengalami peningkatan menjadi kurang lebih 2.000 meter. Jadi, dry ice ini menjadi salah satu indikator keberhasilan," katanya.
Selain jarak pandang, indeks standar pencemar udara (ISPU) di Palembang juga mengalami penurunan. Sebelum penyemaian dilakukan, kualitas udara di wilayah tersebut berada dalam kategori berbahaya.