"Jadi gini guys, lagi rame banget nih omongan katanya bpjs mau dihapus terus diganti klinik koperasi merah putih pemerintah lagi nyiapin klinik dan apotek di koperasi merah putih," tulis salah satu akun di media sosial X, Senin (26/10).

Akun tersebut menyebut Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan BPJS Kesehatan telah meneken kerja sama atas rencana tersebut. Namun, ia pun menekankan program JKN tidak diganti melainkan terintegrasi dengan Kopdes Merah Putih.

"Kemenkop sama BPJS udah teken kerja sama biar layanan JKN bisa nyampe ke desa klinik koperasi itu rencananya nyambung ke sistem BPJS, bukan gantiin, di bandung lagi uji coba 20 koperasi buat jadi tempat bayar iuran BPJS tapi ya guys, tetep ada PR-nya," lanjutnya.

Sementara, ada warganet lainnya yang mengaku khawatir jika BPJS Kesehatan benar-benar ditiadakan. Ia menyoroti banyaknya pasien cuci darah yang bergantung pada program tersebut, termasuk mereka yang kesulitan secara finansial.

"Demi Allah kalau BPJS ditiadakan zalim banget! Mamaku pasien cuci darah, banyak banget teman-teman mama pasien cuci darah yang buat berangkat aja mereka nggak punya duit dan harus kolektif uang kas ngebantu," tulisnya.