NADIKABAR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta sudah melakukan pendataan terhadap 1.431.051 usaha dalam kegiatan Sensus Ekonomi 2026 dan capaian tersebut melebihi dari target yang ditetapkan.

"DKI ditargetkan 1,2 jutaan usaha. Tadinya di Agustus masih sekitar 800 ribuan, sekarang (per hari ini) sudah 1,4 juta (108,84 persen)," kata Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto dalam acara Award Hari Statistik Nasional (HSN) 2026 di Jakarta, Kamis.

Kadarmanto menyampaikan dari jumlah tersebut, sekitar 900 ribu di antaranya tergolong di Bangunan Khusus Usaha (BKU) seperti toko-toko, warteg, atau toko dengan plang, sedangkan sisanya usaha yang dijalankan keluarga di rumah.

"Kami masih dalam agenda kegiatan revisit pelaksanaan Sensus Ekonomi sampai dengan tanggal 31 Oktober 2026," kata dia.