Kode OTP merupakan data rahasia yang tidak boleh diberikan kepada siapa pun. Kode tersebut dapat digunakan untuk mengakses rekening dan melakukan transaksi.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan perseroan terus memperkuat sistem keamanan dan edukasi kepada nasabah untuk mengantisipasi perkembangan modus penipuan perbankan.
"BRI terus memperkuat sistem keamanan untuk memberikan perlindungan yang optimal bagi nasabah. Upaya tersebut disertai dengan edukasi secara berkelanjutan agar nasabah semakin cermat mengenali berbagai modus penipuan dan menjaga kerahasiaan data perbankan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/10).
Dia menegaskan BRI tidak pernah meminta nasabah memberikan informasi rahasia perbankan melalui telepon maupun sarana komunikasi lainnya. Informasi tersebut mencakup PIN, kata sandi, User ID, kode OTP, serta kode CVV/CVC kartu.