NADIKABAR.COM β Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menekankan pentingnya perlindungan data di tengah meningkatnya ancaman siber yang dapat menyasar berbagai sistem elektronik, termasuk infrastruktur kritis nasional.
βRuang siber sekarang sudah menjadi arena kompetisi global, sudah membuat perubahan landscape hubungan geopolitik,β kata Wakil Kepala BSSN Komjen Pol. Albertus Rachmad Wibowo dalam Bali Tech Week di Denpasar, Bali, Selasa.
Ia menjelaskan serangan siber kini tidak lagi mengenal batas wilayah dan dapat dilakukan dari jarak jauh tanpa kehadiran fisik pelaku.
Ketergantungan masyarakat terhadap teknologi digital membuat keamanan sistem elektronik menjadi tantangan yang semakin kompleks.
Menurut dia, serangan siber dapat mengeksploitasi kerentanan pada sistem yang saling terhubung.
Dampaknya tidak hanya berupa gangguan terhadap perangkat elektronik, tetapi juga dapat merembet ke rantai pasok dan aktivitas ekonomi.
Rachmad mencontohkan laporan serangan terhadap perangkat Internet of Things (IoT), seperti lemari pendingin, di Eropa.