Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar mengatakan, rumah memiliki fungsi lebih besar daripada sekadar bangunan fisik. Rumah menjadi tempat interaksi keluarga sekaligus ruang bagi anak-anak untuk tumbuh dan membentuk karakter.

"Rumah bukan hanya dilihat dari sisi fisik semata, tetapi bagaimana rumah bisa memberikan kenyamanan, keamanan serta kesehatan bagi penghuninya. Karena itu, setelah akad kami juga mendorong para debitur untuk segera menghuni dan merawat rumahnya dengan baik," ujar Hirwandi dalam siaran pers ditulis Selasa (1/9/2026).

Menurut Hirwandi, salah satu tantangan dalam mengurangi backlog perumahan adalah mempertemukan data peminatan masyarakat dengan ketersediaan lahan dan pasokan hunian di lokasi yang sesuai. Karena itu, BTN mendorong sinergi dengan pemerintah daerah dan pengembang agar pembangunan rumah semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Berbagai kebijakan pemerintah turut memperluas akses MBR terhadap hunian, tim redaksi lain KPR FLPP dengan suku bunga tetap 5% sepanjang tenor, Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) Rp4 juta, Kredit Program Perumahan (KPP), serta berbagai insentif terkait PPN, BPHTB, dan PBG.