Kemudian ia juga menjelaskan bahwa prosesnya tersebut dimulai sejak 1 April 2026. Di mana posisi dirinya bersama jajaran pimpinan BGN baru belum bertugas di BGN.

Setelah bertugas pada Juli 2026, kemudian ia membatalkan proses pengadaan tersebut. Alasannya karena memang tidak ada anggaran untuk pengadaan tersebut.

"Jadi kami belum ada di situ, ya. Dan begitu kami Juli kami masuk, kami melihat memo ini, ini kemudian ini keputusannya kami cancel. Satu, alasannya anggarannya enggak ada. Yang kedua, harganya enggak ada," ujarnya dalam RDP dengan Komisi IX DPR, Kamis (3/9/2026).