Oleh karena itu, pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan tidak dilakukan secara sekaligus, melainkan secara bertahap. Fokusnya dimulai dari komoditas beras dan jagung, untuk kemudian dikembangkan ke komoditas lainnya seperti gula, garam, hingga ikan.

"Hampir semua makan kita ini impor kita ini. Tahun 2024 kita impor beras itu 4,5 juta. Tapi kita sudah biasa, ah sudah. Kita kalau enggak ada beras ya impor saja. Begitu juga eh sapi, daging itu 1 juta 1 tahun, 1 juta ekor sapi. Kedelai itu, 4 juta kita impor," imbuhnya.