Movenas ini difokuskan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan di Jawa Timur, Sumatera Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Jadi kami tegaskan peternak tidak perlu khawatir karena secara nasional, stok jagung yang dikelola BULOG sangat memadai untuk memenuhi sisa kebutuhan penyaluran SPHP," tegas Ahmad.

Fokus perusahaan saat ini adalah mempercepat pergerakan stok ke daerah-daerah yang membutuhkan. Hal ini dilakukan agar tidak ada kendala distribusi yang menghambat peternak memperoleh jagung.

Selain menyalurkan SPHP, BULOG turut menjalankan penugasan pengadaan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) dari produksi dalam negeri. Pada tahun 2026 ini, pemerintah menargetkan pengadaan sebesar 1 juta ton.

Harga Pembelian Pemerintah (HPP) ditetapkan sebesar Rp 5.500 per kilogram di tingkat petani. Sementara itu, jagung yang memenuhi standar kualitas di gudang BULOG dihargai Rp 6.400 per kilogram.

Sinergi dari hulu hingga hilir ini menjadi kontribusi nyata BULOG menjelang momen akhir tahun seperti Natal dan Tahun Baru. Upaya ini akan terus dijaga demi keseimbangan kepentingan petani dan peternak, serta mendukung ketahanan pangan nasional.