"Reoperasi Pabrik Booster dan hadirnya Pabrik Assembly Detonator Elektronik merupakan wujud nyata investasi Dahana pada infrastruktur dan teknologi untuk memperkuat pasokan, meningkatkan kemandirian, serta menghadirkan solusi peledakan yang semakin sesuai dengan kebutuhan industri modern," ujar Direktur Utama Dahana, Hary Irmawan, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/8/2026).

Kedua fasilitas ini dianggap sebagai bagian penting dalam memperkuat kemandirian teknologi Dahana. Dalam operasionalnya, para pekerja Dahana juga diminta untuk menerapkan K3, safety culture, dan Good Corporate Governance (GCG).

"Peluncuran Pabrik Electronic Detonator menandai lompatan dalam pengembangan teknologi bahan peledak yang menghadirkan akurasi, efisiensi, serta tingkat keamanan peledakan yang lebih tinggi. Sementara reoperasi Pabrik Booster memperkuat rantai pasok dan kapasitas produksi Dahana," ujar Wakil Komisaris Utama Dahana, Andyawan Martono Putra.