Sementara itu, Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Joga Dharma Setiawan, menilai pencapaian Dahana sebagai implementasi strategi Holding DEFEND ID dalam memperkuat industri pertahanan dan energetik material nasional.

"Reoperasi Pabrik Booster DAYAPRIME dan hadirnya Pabrik Assembly Detonator Elektronik berteknologi HEBS-II bukan sekadar penambahan kapasitas produksi. Ini menjadi bukti bahwa strategi holding untuk memperkuat hulu industri pertahanan dan energetic material berjalan sesuai arah yang dirancang bersama," ungkap Joga.