Area tersebut didesain memiliki luas 4.439 meter persegi. Tidak hanya didesain sebagai jalur perpindahan penumpang, ruang tersebut akan memuat 24 area multifungsi yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan untuk ritel, makanan dan minuman (F&B), hingga aktivitas gaya hidup.
Ada perbedaan cara orang diharapkan menggunakan ruang tersebut. Bila ekosistem MRT Fase 1 diarahkan untuk membentuk kebiasaan grab-and-go, Extended Concourse Bundaran HI justru dirancang agar orang bertahan lebih lama.
Konsepnya diarahkan menjadi one-stop shopping destination, tempat perjalanan tidak melulu soal berpindah dari satu titik ke titik lain. Langkah kaki yang semula hanya lewat, nantinya bisa berhenti untuk makan, berbelanja, atau melakukan aktivitas lainnya.
Bayangkan perjalanan itu dimulai dari Stasiun MRT Bundaran HI. Alih-alih langsung naik ke permukaan, langkah kaki bisa bergerak lebih jauh ke dalam concourse.
Di salah satu ujungnya, langkah kaki akan bermuara ke sisi barat kawasan. Di sana, akses baru disiapkan menuju Plaza Indonesia dan Hotel Grand Hyatt. Sementara di sisi lainnya, Muara Timur akan membawa pejalan kaki menuju Wisma Nusantara dan Hotel Pullman.
"Nanti pada saat mereka sudah siap, mereka bangun, mereka tinggal menurunkan knockdown panelnya dan langsung tersambung," ujar Yulham.
Extended concourse disiapkan dengan dukungan fasilitas tangga, lift, hingga eskalator di masing-masing sisi muara. Yulham menambahkan, juga akan ada akses yang tersambung langsung tim redaksi Stasiun MRT Bundaran HI dengan Halte TransJakarta.