"Kita akan sesuaikan dengan kesiapan dari seluruh Anggota Bursa, karena kita akan memastikan seluruh Anggota Bursa siap sebelum kita melakukan live," pungkas Jeffrey.

Sebagai informasi, BEI berencana menghapus batas minimum harga saham menjadi Rp 1. Saat ini, harga saham paling rendah yang bisa diperdagangkan di BEI adalah Rp 50 per saham atau dikenal sebagai saham gocap.

Jeffrey mengatakan perubahan ini dilakukan untuk memberi akses likuiditas dan proses penentuan harga pasar atau price discovery. Karenanya, BEI akan menghapus batas minimum harga tersebut.

"Untuk memberikan akses likuiditas dan price discovery yang lebih baik, kami akan menghapus batasan harga minimum Rp 50," jelas Jeffrey dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).

Selain itu, BEI juga berencana menyesuaikan batas auto rejection atas dan bawah (ARA/ARB). Auto rejection merupakan mekanisme penolakan otomatis oleh sistem terhadap order beli maupun jual efek.