Jeffrey mengatakan, BEI terus berkomunikasi intens dengan AB yang belum siap menerapkan kebijakan baru ini. BEI juga menargetkan implementasi penuh penghapusan batas minimum harga saham berlaku pada minggu ketiga atau keempat bulan September.
"Dengan pendampingan yang akan kita berikan, kemudian target untuk live kita menjadikan di minggu ketiga atau minggu keempat bulan September. Karena kita akan menunggu kesiapan dari seluruh anggota bursa," jelasnya.
Jeffrey menambahkan, banyak saham yang harganya Rp 50 sulit diperdagangkan karena minim transaksi. Dengan kebijakan baru ini, BEI berharap perdagangan saham-saham tersebut menjadi lebih ramai sehingga likuiditasnya meningkat dan investor lebih mudah melakukan transaksi.