Liu Xueliang juga memberikan apresiasi tinggi terhadap etos kerja para pekerja asal Indonesia yang dinilai memiliki dedikasi dan ketekunan tinggi dalam menguasai teknologi manufaktur kendaraan listrik.

"Tenaga kerja di Indonesia 5 ribu orang lebih, staf Indonesia sangat rajin dan tekun dalam melakukan pekerjaan," puji dia.

Ke depan, seiring dengan peningkatan skala produksi dan kapasitas pabrik yang mencapai titik maksimal, BYD memasang target penyerapan tenaga kerja. Pabrik di Subang ini diharapkan mampu membuka peluang lapangan pekerjaan hingga menyerap total 20 ribu tenaga kerja asal Indonesia untuk bergabung bersama keluarga besar BYD.

"Pabrik ini ketika sudah mencapai kapasitas produksi maksimal. Target kami 20 ribu pekerja Indonesia yang bisa bergabung," tambah dia.