Cuplikan tersebut diambil dari liputan berita nyata tentang tragedi Itaewon yang menewaskan 158 orang akibat desak-desakan saat pesta Halloween di salah satu gang sempit di distrik Itaewon.
Dalam pernyataan resminya, keluarga korban yang meninggal dunia dalam tragedi tersebut mengatakan bencana tersebut merupakan tragei yang menimbulkan ratusan korban, dan warga yang turut serta dalam upaya penyelamatan atau menyaksikannya masih mengalami trauma hingga saat ini.
"Kami sangat terkejut bahwa adegan kekacauan yang penuh putus asa, di mana banyak warga melakukan CPR untuk menyelamatkan satu sama lainnya dan para korban tergeletak di jalan yang dingin, digunakan persis seperti apa adanya untuk membuat adegan dalam sebuah game," kata perkumpulan keluarga korban tragedi Itaewon, seperti dikutip dari BBC, Sabtu (31/10/2026).