Activision, selaku penerbit franchise game Call of Duty, telah meminta maaf dan memastikan cuplikan tersebut akan dihapus saat update game berikutnya pada 12 November. Keputusan itu disambut baik oleh kelompok 10.29 Itaewon Disaster Bereaved Families Association, namun mereka mengatakan belum menerima permintaan maaf langsung dari Activision.

Activision mengatakan mereka menggunakan liputan berita asli tragedi Itaewon untuk membangun narasi fiksi dalam game, dan menegaskan bahwa mereka tidak bermaksud untuk menyepelekan tragedi Itaewon atau tragedi lainnya dalam bentuk apa pun.

Call of Duty: Modern Warfare 4 yang dirilis pekan lalu sebelumnya telah menuai kritik karena mengangkat skenario fiktif invasi Korea Utara ke Korea Selatan. Perang Korea memang sudah berakhir pada tahun 1953, tapi kedua negara tidak pernah menandatangani perjanjian damai, sehingga konflik tetap menjadi kekhawatiran besar di wilayah tersebut.