NADIKABAR.COM — Masyarakat kini dapat mengecek posisi desil secara online hanya dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera di KTP. Status posisi desil ini bisa menentukan apakah yang bersangkutan berhak untuk menerima sejumlah bantuan sosial (bansos) atau tidak.
Sebagai contoh, dalam catatan NadiKabar pemerintah sudah menyiapkan program bantuan beras 10 kg per bulan selam tiga bulan. Dalam hal ini pemerintahan telah menyiapkan anggaran senilai Rp 17,55 triliun yang menyasar sebanyak 33,2 juta keluarga penerima manfaat dari desil 1-4.
Kemudian khusus tahun ini juga ada dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) dengan total anggaran sebesar Rp 12 triliun untuk 13,3 juta pekerja. Bantuan ini berukuran Rp 300.000 per bulan yang disalurkan sekaligus untuk alokasi Oktober, November, dan Desember, sehingga setiap penerima akan mendapatkan total Rp 900.000.
Kemudian ada juga Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) merupakan program tahunan pemerintah yang terus berjalan. Memasuki akhir tahun, bansos ini disalurkan kepada penerima manfaat yang terdata di desil 1 hingga 4.