"Kendala utama ya, biaya. Kan harus beli atau ganti perangkat, tambahannya harus migrasi aplikasi jadul di server yang harus ikut dibenahi seiring peningkatan versi PHP," tutupnya.
Diketahui sebelumnya bahwa kepanikan soal PHP2Shell dipicu oleh dua celah keamanan kritis yang ditemukan oleh para peneliti keamanan siber dengan bantuan model kecerdasan buatan (AI) milik OpenAI dan Alphabet (Wiz).
Celah PHP2Shell memungkinkan peretas mengeksekusi perintah berbahaya dari jarak jauh pada server yang menjalankan kode PHP lama. Akibatnya, peretas dapat mengambil alih kendali sistem secara penuh tanpa memerlukan kata sandi maupun hak akses akun resmi.