NADIKABAR.COM — Celah keamanan kritis pada bahasa pemrograman PHP berlabel PHP2Shell dapat diatasi dengan segera migrasi ke versi terbaru. Namun, kendala biaya kadang menghadang.

"Masalah yang lebih besar kemungkinan besar adalah PHP yang banyak dipakai di server web Indonesia kemungkinan besar banyak yang jadul. Dan sekarang versi yang ada update-nya hanya versi 8.2.35, 8.2.36 dan 8.5.12 dan versi 8.1 ke bawah sudah tidak di dukung," ujar Alfons Tanujaya selaku Pakar Keamanan Siber Vaksincom.

Oleh karena itu, semuanya harus kerja ekstra melakukan patch manual (backport) jika disediakan oleh tim PHP. Akan tetapi intinya sebenarnya sudah tidak di dukung lagi, dan lebih disarankan untuk langsung ganti ke PHP baru.

Kepada NadiKabar, Kamis (22/10/2026), Alfons menjelaskan bahwa jika kita memakai hosting shared hosting, maka sebaiknya segera minta pengelola server untuk melakukan patch. Akan tetapi, jikalau masih server PHP lama yang tidak bisa segera migrasi, maka ada langkah yang harus dilakukan.

"Batasi aksesnya dengan VPN atau whitelist IP atau matikan sementara. Lebih baik tidak bisa diakses daripada diambilalih dan bikin malu karena mempromosikan judol (judi online). Perhatikan log setelah tanggal 17 Oktober 2026, itu kemungkinan akses eksploitasi celah PHP ini," tegasnya.

Migrasi ke server PHP yang lebih baru seharusnya tidak menjadi kendala teknis berarti bagi orang IT, meskipun pasti butuh waktu. Akan tetapi, biaya menjadi kendala utama yang menghalangi.

"Kendala utama ya, biaya. Kan harus beli atau ganti perangkat, tambahannya harus migrasi aplikasi jadul di server yang harus ikut dibenahi seiring peningkatan versi PHP," tutupnya.

Diketahui sebelumnya bahwa kepanikan soal PHP2Shell dipicu oleh dua celah keamanan kritis yang ditemukan oleh para peneliti keamanan siber dengan bantuan model kecerdasan buatan (AI) milik OpenAI dan Alphabet (Wiz).

Celah PHP2Shell memungkinkan peretas mengeksekusi perintah berbahaya dari jarak jauh pada server yang menjalankan kode PHP lama. Akibatnya, peretas dapat mengambil alih kendali sistem secara penuh tanpa memerlukan kata sandi maupun hak akses akun resmi.