Dalam prosesnya, berbagai informasi tersebut digunakan dengan metode statistik Proxy Means Test (PMT) untuk memperkirakan tingkat kesejahteraan relatif berdasarkan karakteristik yang dapat diamati.

Karena itu, perubahan satu kondisi saja tidak otomatis membuat desil berubah. Posisi desil ditentukan dari berbagai karakteristik yang dipertimbangkan secara bersama-sama.

Desil menjadi salah satu informasi penting dalam penentuan sasaran program perlindungan sosial pemerintah. Situs resmi Cek Bansos Kemensos menjelaskan bahwa desil digunakan untuk penentuan sasaran bantuan sosial.

Pada informasi yang ditampilkan dalam laman tersebut, keluarga yang berada pada desil 1 sampai 4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima bantuan sosial seperti PKH dan Sembako. Sementara itu, desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.

Meski demikian, desil tidak seharusnya dipahami sebagai "daftar otomatis penerima bansos". BPS menegaskan bahwa desil merupakan alat pemeringkatan yang dapat digunakan kementerian/lembaga sebagai salah satu dasar penentuan sasaran atau prioritas program, sesuai tujuan dan ketentuan masing-masing program.

Jadi, mengetahui seseorang berada di desil tertentu tidak serta-merta berarti bantuan tertentu pasti diterima. Kelayakan tetap mengikuti aturan dan mekanisme masing-masing program pemerintah.

Jika hasil pengecekan menunjukkan data keluarga tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui mekanisme yang tersedia.

BPS menyebut beberapa kanal yang dapat digunakan, tim redaksi lain Cek Bansos Kemensos, aplikasi Cek Bansos, SIKS-NG melalui operator desa atau kelurahan, serta kanal Cek DTSEN BPS.

Namun, pengajuan pembaruan data tidak berarti desil akan langsung berubah. Data yang disampaikan masyarakat akan menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan penghitungan kembali. Posisi akhir desil tetap ditentukan berdasarkan data dan metode yang berlaku.

Dengan mekanisme tersebut, masyarakat tidak hanya dapat mengetahui posisi desilnya, tetapi juga memiliki jalur untuk menyampaikan apabila informasi yang tercatat belum menggambarkan kondisi keluarga yang sebenarnya.

Karena DTSEN bersifat dinamis, posisi desil dapat berubah seiring pemutakhiran data dan perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga. Jika informasi yang tercatat tidak sesuai, masyarakat dapat memanfaatkan kanal resmi yang tersedia untuk mengajukan pembaruan data.