Sebagai Menperin yang baru, Sarmuji menyebut dirinya akan melihat dan mengenali dulu berbagai permasalahan yang ada di sektor industri. Termasuk pada sektor yang menyerap tenaga kerja lebih besar, macam sektor alas kaki dan tekstil misalnya.

Dia juga menilai pentingnya sinergi dan kerjasama lintas kementerian, seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, hingga Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal.

"Kementerian perdagangan karena nanti akan berkaitan dengan apakah kita perlu buka impor industri yang bisa kerjakan sendiri. (dengan) Menteri Keuangan, kita harus minta insentif untuk industri supaya tumbuh. Kementerian Hilirisasi karena industri sebenarnya identik dengan hilirisasi. masih banyak yang kita selesaikan," beber Sarmuji.

Saat ditanya apakah nantinya Kementerian Perindustrian akan berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Sarmuji hanya memberikan jawaban singkat."Sepertinya, sepertinya," sahutnya singkat.