Sebelum dilantik menjadi Menperin, Sarmuji dikenal sebagai anggota DPR RI sekaligus Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar. Sarmuji menggantikan posisi Agus Gumiwang Kartasasmita yang juga kader Partai Golkar.

Sarmuji dilantik bersama Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia siang ini di Istana Negara. Bahlil sendiri dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, dan juga akan merangkap Menteri ESDM.

Sebagai Ketua Umum Golkar, Bahlil menanggapi penunjukkan Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian yang baru. Menurutnya, penunjukkan Sarmuji sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto. Dia menekankan dalam sistem presidensial, pengangkatan maupun pencopotan seorang menteri merupakan hak prerogatif presiden.

"Oh, Pak Sarmuji... Teman-teman harus kita tahu bahwa dalam sistem presidensial, mengangkat, memberhentikan menteri adalah hak prerogatif Bapak Presiden," ujar Bahlil usai pelantikan.