NADIKABAR.COM — ChatGPT kini semakin pintar. Asisten kecerdasan buatan (AI) besutan OpenAI tersebut bisa melihat dan membaca isi situs yang sedang dibuka pengguna di Google Chrome, bahkan menganalisis beberapa tab sekaligus.
Kemampuan baru ini hadir melalui pembaruan integrasi ChatGPT dengan Chrome. Namun, bukan berarti AI bisa diam-diam mengintip aktivitas browsing. Pengguna harus menghubungkan browser dan memberikan izin akses terlebih dahulu.
Pembaruan ini menjadi bagian dari strategi OpenAI setelah menghentikan browser eksperimental ChatGPT Atlas pada Agustus 2026. Perusahaan kini mengembangkan kemampuan AI untuk bekerja langsung dengan browser yang sudah digunakan pengguna.
Salah satu kemampuan yang ditawarkan adalah membaca dan membandingkan informasi dari beberapa tab Chrome yang sedang terbuka.
Pengguna dapat menghubungkan Chrome dengan ChatGPT, kemudian meminta AI menganalisis informasi dari halaman web yang diizinkan.
Misalnya, ketika pengguna membuka sejumlah situs belanja furnitur, ChatGPT dapat membantu membandingkan harga, spesifikasi, dan keunggulan produk tanpa perlu menyalin informasi dari setiap halaman secara manual.
Kemampuan ini juga dapat dimanfaatkan untuk:
Tak sekadar membaca teks, ekstensi Chrome ini juga dibekali kemampuan bertindak pada halaman web, mirip dengan fitur auto browse berbasis Google Gemini.
Pada varian ChatGPT Work, sistem AI bahkan dapat "mengendalikan" tab Chrome untuk menjalankan tugas administratif, seperti:
Bersamaan dengan pembaruan ekstensi, OpenAI turut memperbarui antarmuka sidebar ChatGPT di Chrome. Pengguna kini dapat mengakses seluruh riwayat percakapan lengkap dari mode Chat maupun Work tanpa perlu meninggalkan halaman web yang sedang dibuka.
Selain itu, asisten AI ini juga dapat diandalkan untuk menjadwalkan agenda--seperti menambahkan jadwal janji bertemu dokter dari formulir ke dalam kalender kerja maupun kalender pribadi pengguna, demikian dikutip NadiKabar dari The Verge, Senin (19/10/2026).