NADIKABAR.COM — Teknologi baterai ion natrium mulai diarahkan untuk memperkuat sektor kendaraan komersial listrik di China, setelah pengujian pada truk berat menunjukkan baterai tersebut mampu mempertahankan lebih dari 90 persen kapasitas pakainya pada suhu minus 40 derajat Celsius.

Pengujian yang dilakukan pada truk listrik FAW Jiefang J6P tersebut, menjadi salah satu pijakan HiNa Battery dalam memperluas penerapan baterai natrium untuk kendaraan komersial.

Perusahaan itu juga menyiapkan pembangunan fasilitas produksi berkapasitas 10 gigawatt-jam (GWh) per tahun di Wuhan, China.

CarnewsChina pada Senin melaporkan bahwa proyek fasilitas tersebut disepakati bersama Distrik Jiangxia, Wuhan, pada 14 Oktober 2026.

Tahap pertama pembangunan memiliki kapasitas 3 GWh, dengan konstruksi dijadwalkan mulai awal 2027 dan produksi awal ditargetkan berlangsung sebelum akhir tahun yang sama.