NADIKABAR.COM — Persaingan Amerika Serikat dan China untuk kembali mengirim manusia ke Bulan semakin memanas. China kini membeberkan tahapan misi ambisius yang menargetkan astronautnya mendarat di permukaan Bulan sebelum 2030.
Bahkan, negara tersebut telah menyiapkan empat misi bertahap untuk mewujudkan ambisi tersebut. Dikutip dari Space, Minggu (8/11/2026), rencana tersebut dipaparkan dalam ajang 7th Manned Space Symposium yang berlangsung di Beijing pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Peta jalan China mencakup empat misi yang akan dimulai pada 2027. Misi pertama menggunakan roket Long March 10A untuk mengirim wahana antariksa Mengzhou tanpa awak ke orbit rendah Bumi (Low Earth Orbit/LEO). Pengujian ini bertujuan memvalidasi kemampuan wahana yang nantinya membawa astronaut China menuju orbit Bulan.
Pada 2028, China berencana meluncurkan roket Long March 10 yang membawa wahana pendarat Bulan Lanyue. Misi tanpa awak ini akan menguji kemampuan wahana untuk melakukan pendaratan di permukaan Bulan dan kembali ke orbit Bulan.
Tahap ketiga dijadwalkan berlangsung pada 2029. China akan menggunakan dua peluncuran roket Long March 10 untuk mengirim wahana Mengzhou dan Lanyue. Keduanya akan melakukan simulasi pertemuan dan penyambungan (rendezvous and docking) di orbit Bulan sebelum wahana pendarat menjalankan pengujian berikutnya.
Puncaknya, China menargetkan misi pendaratan astronaut sebelum akhir 2030. Dalam misi tersebut, dua roket Long March 10 akan membawa wahana Mengzhou berawak dan Lanyue tanpa awak.