Jika Artemis III berjalan sesuai rencana, NASA akan melanjutkan ke Artemis IV. Misi ini ditargetkan meluncur pada awal 2028 dengan tujuan mengirim astronaut mendarat di dekat kutub selatan Bulan.

Apabila jadwal tersebut terpenuhi, NASA berpeluang menjadi pihak pertama yang kembali mendaratkan manusia di Bulan sejak misi Apollo 17 pada 1972, sekaligus mendahului China.

Kendati begitu, persaingan kedua negara tidak berhenti pada siapa yang lebih dahulu menancapkan bendera di Bulan. NASA dan China sama-sama memiliki ambisi membangun pangkalan permanen di permukaan Bulan dalam dekade mendatang.

Keberadaan pangkalan tersebut dinilai strategis karena dapat memberikan akses lebih besar terhadap lokasi-lokasi penting dan sumber daya Bulan, termasuk es air yang berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas manusia di luar Bumi.

Negara yang lebih dahulu membangun kehadiran jangka panjang di Bulan juga berpeluang memiliki pengaruh lebih besar dalam menetapkan aturan dan norma aktivitas manusia di sana.