NADIKABAR.COM — Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat produksi padi hingga September 2026 mencapai 645.522 ton Gabah Kering Giling (GKG) sesuai dengan proyeksi tingkat Provinsi Jawa Barat.
Kepala Bidang Tanaman DTPHP Cianjur Dandan Hendayana di Cianjur, Selasa, mengatakan, ancaman kekeringan yang dilaporkan di sejumlah wilayah diperkirakan tidak memberikan dampak signifikan terhadap produksi padi.
Pihak dinas, ungkap dia, mengantisipasi potensi berlanjut-nya fenomena El Nino hingga awal 2027 dengan memetakan jaringan irigasi yang membutuhkan perbaikan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Dinas PUTR Cianjur.
"Langkah tersebut diperlukan untuk mendukung ketersediaan air bagi petani dan menjaga keberlangsungan produksi padi di Kabupaten Cianjur, di mana saat ini hasil GKG Cianjur masuk dalam peringkat ke empat di Jabar," katanya.