Berdasarkan data Juni 2026 terdapat sekitar 201 hektare lahan pertanian yang terancam kekeringan namun pihaknya terus melakukan mitigasi dan berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan persawahan.
Pihaknya mengoptimalkan program yang telah tersedia termasuk kegiatan di bidang irigasi serta dukungan dari pemerintah pusat berupa bantuan pompa air untuk mengantisipasi kekeringan di Kabupaten Cianjur.
"Pelaksanaannya dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait, guna menghadapi potensi kemarau yang berkepanjangan, dimana koordinasi dilakukan dengan BBWS dan PUTR Cianjur untuk memetakan jaringan irigasi yang membutuhkan perbaikan," katanya.