Lebih lanjut, ia mengatakan kelompok masyarakat tersebut dapat disebut sebagai βmissing middleβ dalam pasar perumahan.
Secara profil, umumnya kelompok ini diisi oleh pekerja formal dan berusia produktif. Selain itu, di dalamnya juga biasanya terdapat pasangan muda atau keluarga muda, termasuk juga pekerja sektor swasta, profesional pada level awal hingga menengah dan sudah mempunyai penghasilan relatif stabil tapi belum memiliki rumah pertama.
Ferry menyoroti, kemampuan membeli rumah akan sangat dipengaruhi oleh harga rumah di wilayah tempat kelompok masyarakat ini bekerja.
βJadi termasuk juga besarnya uang muka, kemudian cicilan, biaya hidup dan biaya transportasi,β kata dia.