Menteri Iklim Turki Murat Kurum telah dinominasikan sebagai Presiden COP31 yang akan memimpin agenda besar ini. Sementara itu, Menteri Iklim Australia Chris Bowen ditunjuk sebagai Presiden Negosiasi di COP31 untuk memimpin jalannya pembahasan.

Dengan rentetan kasus krisis iklim tahun ini di mana suhu memecahkan rekor, El Nino yang mengacaukan cuaca, dan krisis energi yang meningkat, COP31 merupakan kesempatan penting bagi negara-negara untuk mempercepat aksi iklim dan memperkuat kerja sama.

Tema prioritas yang akan dibahas tahun ini mencakup di antaranya zero waste, ekosistem laut, keamanan pangan, sistem ketahanan kota, mekanisme implementasi aksi iklim, edukasi dan literasi iklim bagi pemuda, industrialisasi hijau, transisi energi bersih, serta sistem kesehatan.