Zhang teringat kenangan masa kecil saat ayahnya sering menggaruk punggungnya, sesuatu yang membantunya tidur nyenyak, dan hal itulah yang kemudian menginspirasinya untuk membuka jasa layanan garuk punggung ini

Dengan mengusung merek Suma, staf yang dipekerjakan Zhang mengenakan alat bantu berbentuk kuku runcing yang dirancang untuk menggaruk tubuh pelanggan secara lembut saat mereka berbaring tengkurap, mirip dengan suasana tempat pijat.

Dengan tarif 300 yuan atau Rp 660.000 per jam, layanan ini bertujuan untuk meredakan stres dan meningkatkan kualitas tidur. Sesekali, staf akan menggaruk area tubuh tertentu yang terasa gatal untuk membantu pelanggan rileks, bahkan memancing tawa.

"Di kota-kota besar, orang-orang umumnya mengalami tingkat stres yang tinggi. Akibatnya, layanan ini sangat diminati," ungkap Zhang.

Karena belum ada jenis layanan seperti ini di China, Zhang harus melakukan riset dan mengembangkan teknik menggaruk yang efektif secara mandiri dari nol. Namun usahanya ini benar-benar memberikan buah yang manis.