Pasalnya kedua gerainya ini secara total berhasil meraup pendapatan kotor sebesar 100.000 yuan atau Rp 220 juta setiap bulan. Berkat itu, dirinya bisa mencapai titik break-even point alias balik modal dalam waktu singkat dan mulai mencetak keuntungan.

"Kami melayani pelanggan pria maupun wanita, dengan pelanggan pria mencakup sekitar 70%," ujar Zhang.

"Beberapa pelanggan mengatakan layanan kami lebih menenangkan dibandingkan pijat pada umumnya, sehingga kami memiliki basis pelanggan setia yang kembali menggunakan jasa kami," sambungnya.

Kini Zhang berencana membuka 100 gerai di seluruh negeri. Di luar itu ia berharap agar jasa garuk punggung ini dapat diakui sebagai profesi secara luas.

Lihat juga Video: Cuan Ratusan Juta Rupiah dari Manisnya Budidaya Buah Kelengkeng