NADIKABAR.COM — Sejumlah wilayah Indonesia diprediksi bakal diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat pada Minggu (8/11). Simak prediksinya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, dinamika atmosfer masih dipengaruhi oleh fenomena El Nino sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif yang secara umum cenderung mengurangi potensi pembentukan awan hujan. Kendati begitu, aktivitas gelombang atmosfer dan kondisi atmosfer regional masih berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
Misalnya, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diprakirakan berada pada fase 2 hingga fase 3 atau di sekitar Samudra Hindia, dengan aktivitas MJO secara spasial diprediksi aktif di Kalimantan bagian selatan, Sulawesi bagian tengah hingga selatan, Maluku, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.
Sementara itu, gelombang ekuatorial Rossby diprakirakan aktif di sebagian Sumatera bagian utara hingga tengah dan Maluku Utara, sedangkan gelombang Kelvin berpotensi aktif di Sumatera bagian utara hingga tengah, Kalimantan bagian utara hingga tengah, Sulawesi bagian utara, dan Maluku Utara.
Aktivitas gelombang tersebut, disertai pola perlambatan dan pertemuan angin (konvergensi) di sejumlah wilayah, dapat mendukung pertumbuhan awan hujan, terutama dengan dukungan kelembapan udara yang tinggi dan kondisi atmosfer yang labil.
Sejalan dengan kondisi tersebut, prediksi curah hujan BMKG pada Dasarian I hingga II November 2026 menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan mengalami curah hujan kategori rendah hingga menengah (0-150 mm/dasarian).
"Namun, potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih dapat terjadi di sejumlah wilayah, sementara daerah dengan curah hujan terbatas tetap perlu mengantisipasi potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan," tulis BMKG di laman resminya, Jumat (6/11).
Berikut daftar daerah berpotensi hujan hari ini, Minggu (8/11):