Dampak asap di Bandara Iskandar-Pangkalan Bun (PKN) menyebabkan keterlambatan penerbangan NAM Air, yaitu CGK-PKN dari 07.00 menjadi 08.50 WIB, PKN-SRG dari 07.30 menjadi 09.38 WIB, SRG-PKN dari 10.15 menjadi 12.05 WIB, dan PKN-SUB dari 10.45 menjadi 12.34 WIB.

Di Kalimantan Utara, pemantauan dilakukan di Bandara Juwata, Tanjung Harapan, Yuvai Semaring, Kolonel Robert Atty Bessing, Long Apung, dan Nunukan. Bandara Tanjung Harapan dan Nunukan beroperasi normal, sedangkan bandara lainnya terus dipantau.

Ditjen Perhubungan Udara menginstruksikan seluruh penyelenggara bandar udara dan operator penerbangan untuk meningkatkan kewaspadaan serta memantau cuaca dan jarak pandang secara berkala. Penyesuaian penerbangan dilakukan berdasarkan kondisi aktual dan pertimbangan keselamatan, sehingga jadwal dapat berubah sewaktu-waktu.

"Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari dan ke wilayah terdampak asap untuk memperhatikan informasi terbaru dari maskapai dan bandar udara serta mengikuti arahan petugas apabila terjadi penyesuaian penerbangan," kata Lukman.

Ditjen Perhubungan Udara bersama penyelenggara bandar udara, maskapai, AirNav Indonesia, BMKG, dan instansi terkait terus berkoordinasi memantau perkembangan karhutla di seluruh wilayah Indonesia dan dampaknya terhadap penerbangan.