Ketiga ada program bantuan subsidi upah senilai Rp 300 ribu per bulan untuk 13,3 juta pekerja bergaji Rp 3,5 juta ke bawah. Bantuan akan diberikan sekaligus sekitar bulan November atau Desember 2026. Anggaran Rp 11,97 triliun disiapkan untuk program ini.
Program stimulus yang terakhir adalah diskon transportasi menyambut musim libur Nataru. Diskon ini diberikan pada empat moda, mulai dari diskon tiket pesawat udara, tiket kereta api, tarif dasar moda kapal laut, dan pembebasan tarif jasa kepelabuhan untuk angkutan penyeberangan.
Diperkirakan kurang lebih akan ada 6,6 juta penumpang transportasi yang akan merasakan stimulus yang satu ini pada periode perjalanan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 883,4 miliar untuk program stimulus ini.
"Jadi ini program yang sebetulnya program yang ini sudah disetujui di bulan pertengahan tahun ini, efeknya kepada 16,6 juta dan biayanya sekitar Rp 883,4 miliar," beber Airlangga.
Dari bahan paparan Airlangga, disebutkan untuk angkutan udara ekonomi domestik, diskon tiket akan diberikan melalui fasilitas PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100% untuk tiket pesawat, dan 50% diskon biaya bandara atau airport tax, mulai dari Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) serta Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U).