NADIKABAR.COM — Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani buka suara soal porsi kepemilikan saham Danantara di PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Soal kepemilikan ini mencuat usai terbitnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang demutualisasi bursa.

Menurut Rosan, Danantara akan memiliki porsi kepemilikan saham BEI dilakukannya demutualisasi nanti sekitar 5-10%.

"Ya kan POJK-nya sudah keluar dan kami di Danantara porsinya mungkin ada beberapa. Tapi kita, porsinya yang penting kan perubahan di bursanya. Kita lagi bicarakan, tapi mungkin antara 5-10%," kata Rosan saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).