Jeffrey mengatakan, BEI telah melakukan kajian terkait demutualisasi bursa efek. Ia mengaku, skema demutualisasi ini dilakukan dengan mencontoh bursa Hong Kong, Singapura, Australia, hingga Malaysia.
"Kalau di kajian kita kan tentu kita melihat bursa-bursa yang sudah demutualisasi, ada Hong Kong, ada Singapura, ada Australia, ada Malaysia. Bursa-bursa yang memang sudah melakukan demutualisasi," jelasnya.
Dalam kesempatan terpisah, Jeffrey juga mengungkap ada investor potensial yang akan membeli saham BEI. Ia menambahkan, pihak akan menjaga independensi pasar modal kendati dilakukan demutualisasi.
"Adapun kepemilikan saham oleh pihak-pihak tersebut akan tetap mempertahankan independensi Bursa Efek," ungkap Jeffrey dalam konferensi persnya secara virtual, Rabu.