Dengan demikian, Dony memperkirakan potensi penghematan mencapai US$ 3,5 miliar per tahun apabila BUMN yang merugi dan menimbulkan inefisiensi tersebut ditutup.

"Jadi, pada dasarnya, jika saya menutup perusahaan-perusahaan ini, kami bisa langsung menghemat US$ 3,5 miliar setiap tahun," ujarnya.

Persoalan lainnya adalah akumulasi utang yang tidak terkelola dengan baik serta lebih dari 1.000 kewajiban antarperusahaan atau inter-company liabilities. Kondisi ini membuat sejumlah perusahaan di bawah Danantara saling memiliki tagihan atau klaim.