Dony juga mengungkapkan terdapat lebih dari 500 kasus yang melibatkan perusahaan-perusahaan tersebut. Bahkan, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tercatat memiliki 157 kasus pada saat data tersebut dihimpun.

"Bisa dibayangkan, di Telkom saja terdapat 157 kasus pada saat itu," ungkapnya.

Menurut Dony, berbagai persoalan tersebut menunjukkan pentingnya pembenahan tata kelola BUMN. Ia menegaskan keberlangsungan Danantara bergantung pada kemampuan mengelola perusahaan secara lebih efektif.