"Mengenai MSCI karena itu kan topical sekarang, menurut kami sih memang ada perbedaan antara dari sisi isu yang ada di pasar modal dengan perusahaan-perusahaan yang ada di dalam pasar modal itu sendiri. Apalagi in particular saham-saham BUMN yang dimiliki oleh Danantara menurut kami memiliki fundamental yang baik, memiliki juga growth prospect yang baik, dan per hari ini valuasi yang sangat baik," bebernya.
Ia menegaskan, Danantara Investment Management (DIM) tetap mempertimbangkan keuntungan dalam setiap keputusan investasi. Saat ini potensi imbal hasil dari sejumlah saham dinilai sebanding dengan risiko yang dihadapi.
"Dari sisi DIM tentunya kita selalu profit oriented, sekarang dari sisi risk reward menarik, kami juga sudah mulai masuk di pasar modal dan tentunya itu akan bertambah terus, tergantung nanti kondisi pasarnya," jelasnya.
Sementara itu, Managing Director Global Relations & Communications, BPI Danantara, Pahala Mansury menjelaskan pihaknya menggunakan jasa mitra investasi untuk menentukan saham yang akan dibeli. Pembelian saham didasarkan pada pertimbangan profesional masing-masing mitra.