"Jadi, cara kita berinvestasi di investasi publik, kita tidak memilih saham secara langsung. Kita merekrut mitra, baik itu di pasar global maupun juga di pasar lokal, kita memilih mitra yang nanti mereka lah yang akan melakukan investasi," ungkap Pahala.

Pahala mengatakan, Danantara menilai secara ketat sebelum menunjuk mitra investasi. Penilaian mencakup rekam jejak, kinerja investasi sebelumnya, pengalaman, hingga proses pengambilan keputusan investasi.

Terdapat tiga pertimbangan utama dalam memilih mitra, yakni kinerja historis, kualitas tim investasi, dan mekanisme pengambilan keputusan. Kinerja investasi pada periode sebelumnya menjadi salah satu faktor dengan bobot penilaian terbesar.

"Pasti dong, nggak mungkin kita berinvestasi mencari mitra tidak atas dasar bagaimana historical performance. Tidak atas dasar, jadi team kemudian investment decision making process, performance, ini tiga hal yang paling utama untuk bisa kita menentukan dan memilih," tutup Pahala.