Untuk mengembalikan danau tersebut, lapisan es harus kembali terbentuk dan mampu membendung air tawar. Namun, para peneliti menilai pemulihan seperti itu tidak mungkin terjadi dalam lintasan iklim saat ini.
Lokasi danau Milne Fiord berada di kawasan yang dikenal sebagai Last Ice Area, wilayah di sekitar Kanada bagian utara dan Greenland yang diperkirakan dapat mempertahankan es laut sepanjang tahun lebih lama dibandingkan bagian Arktik lainnya.
Kawasan ini juga berada di dalam Tuvaijuittuq Marine Protected Area. Nama Tuvaijuittuq berasal dari bahasa Inuktitut yang berarti 'tempat es tidak pernah mencair'.
Hilangnya danau tersebut menunjukkan bahwa kawasan yang diperkirakan menjadi tempat perlindungan bagi ekosistem yang bergantung pada es pun tidak kebal terhadap perubahan lingkungan.
"Ekosistem ini membutuhkan waktu ribuan tahun untuk terbentuk, tetapi hilang hanya dalam hitungan bulan. Dalam skala waktu kehidupan manusia, ekosistem ini tidak akan kembali," kata Jeremie Bonneau dari Université Laval, penulis utama penelitian.
Penelitian ini menjadi pengingat bahwa perubahan di wilayah Arktik tidak hanya menyangkut luas es yang mencair. Ketika struktur es yang menopang suatu ekosistem runtuh, habitat yang bergantung padanya juga bisa lenyap secara permanen.