Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono mengatakan bahwa jumlah SPPG yang sudah beroperasi mencapai saat ini mencapai 27.022 dapur. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.100 dapur dari jumlah belum mendapatkan Surat Penetapan Penerima Manfaat (SPS).

"Dari 1.100 tadi, itu kira-kira 500-an itu suspend. Suspend itu ya karena IPAL atau karena ada pernah ada ada keracunan makanan, kemudian ada perbaikan, dan lain sebagainya, itu ada sekitar 500," kata Sudaryono.